Formasi dan peran · Analisis

Mezzala: arti, peran, dan cara mengenali gelandang "setengah sayap"

Mezzala adalah gelandang di sisi pivot yang bergerak melebar dan maju ke half-space. Arti istilahnya, contoh dari Juventus sampai Como, dan risikonya.

Gelandang interior dalam 4-3-3 maju menuju half-space mengikuti panah.
Gambar: Touchline Notes

Mezzala adalah gelandang di sisi kiri atau kanan pemain terdalam dalam susunan tiga gelandang. Gerak alaminya melebar dan maju ke half-space, bukan naik-turun lurus di tengah. Istilah Italia ini berasal dari mezza ala, artinya "setengah sayap".

Terjemahan itu cukup menggambarkan perannya. Ia memulai dari lini tengah, lalu terus muncul di jalur antara full-back dan bek tengah lawan. Ia bukan pemain sayap yang menempel garis, dan bukan pula nomor sepuluh yang bebas dari tugas bertahan. Bola.com pernah menyebutnya "peran untuk pemain bunglon", karena posisinya ada di antara lini tengah dan lini depan.

Dari penyerang dalam menjadi gelandang

Istilahnya sudah tua. Di sepak bola Italia era formasi WM dan Metodo, mezzala adalah sebutan untuk penyerang dalam, pemain di antara sayap dan penyerang tengah. Ketika posisi itu hilang, katanya tetap dipakai dan menempel pada gelandang tengah yang paling mirip fungsinya. Dalam bahasa Inggris, mezzala kini sering dianggap varian dari gelandang box-to-box.

Di mana ia bermain

Peran ini paling mudah dikenali dalam tiga gelandang, seperti 4-3-3 atau 3-5-2. Di belakangnya ada gelandang jangkar, sering kali seorang regista, yang tetap di tengah dan membiarkan dua gelandang luar pergi. Zona mezzala adalah half-space, jalur antara sayap dan tengah.

Dari sana ia bisa menerima bola setengah berbalik menghadap gawang, berkombinasi dengan pemain sayap atau wing-back di luarnya, berlari melewati penyerang ke celah pertahanan, atau datang terlambat ke kotak penalti untuk menyambut umpan tarik. Gelandang yang memulai dari tengah lalu tiba di area itu lebih sulit dijaga daripada pemain yang sudah berdiri di sana sejak awal.

Selalu terikat dengan pemain sayap

Gerakannya bergantung pada pemain sisi di dekatnya. Jika pemain sayap tetap di garis pinggir, mezzala menyerang jalur dalam. Jika pemain sayap masuk ke tengah, mezzala bisa memutar keluar dan memberi lebar sendiri. Di situlah bagian "setengah sayap" masih berlaku. Bersama full-back, mereka membentuk segitiga di satu sisi. Rotasi tiga posisi itu adalah cara standar menciptakan overload melawan full-back dan gelandang sisi lawan. Dalam 3-5-2, segitiga yang sama dibentuk bersama wing-back dan bek tengah sisi. Hubungan ini juga membuka umpan pantul dan gerakan third man run.

Contoh yang bisa kamu tonton

Paul Pogba di Juventus asuhan Antonio Conte sering dijadikan contoh. Claudio Marchisio adalah versi yang seimbang, Nicolò Barella di Inter versi yang agresif dan rajin menekan, dan Sandro Tonali versi yang serba bisa.

Ada juga contoh yang dekat dengan pembaca Indonesia. Como 1907 dimiliki Grup Djarum sejak 2019 dan kembali ke Serie A pada 2024. Di bawah Cesc Fàbregas, situs penggemar Como Indonesia mencatat beberapa pemain bergantian mengisi peran mezzala, antara lain Maxence Caqueret, Máximo Perrone, dan Martin Baturina. Di level Timnas, Bola.com pada 2021 pernah membahas Egy Maulana Vikri sebagai calon mezzala. Alasannya, Egy unggul dalam keterampilan individu tetapi tidak secepat pemain sayap murni.

Bukan nomor sepuluh, bukan pemain sayap

Nomor sepuluh bermain di antara lini sejak awal dan punya kebebasan seorang penyerang dari tugas bertahan. Mezzala memulai dari garis gelandang dan wajib kembali ke garis itu. Pemain sayap memulai dari garis pinggir, sementara mezzala baru tiba di sana jika ruangnya kosong. Label yang tepat bergantung pada dari mana pemain memulai dan ke mana ia kembali, bukan hanya di mana ia menerima bola.

Harga yang dibayar

Peran ini juga mencakup menutup sisi, membantu pivot, dan melindungi ruang yang ditinggalkan rekan. Ketika kedua mezzala maju bersamaan, gelandang jangkar sendirian di depan lini belakang. Itu titik lemah klasik sistem satu pivot. Jika bola hilang pada saat itu, beban besar jatuh pada rest defence tim. Karena itu banyak tim hanya memasang satu mezzala dan satu gelandang yang lebih hati-hati. Full-back di sisi yang berani juga sering diminta tetap di belakang.

Untuk mengenali mezzala, ikuti jalur geraknya sepanjang beberapa fase permainan. Apakah ia bergerak diagonal ke arah sisi, atau lurus di tengah? Bagaimana gerak itu melengkapi pemain sayap dan gelandang di dekatnya? Posisi awal di susunan pemain saja tidak cukup untuk menjawabnya.

Mezzala adalah peran, bukan posisi tersendiri: di susunan pemain, mezzala adalah salah satu gelandang tengah, dan panduan posisi pemain sepak bola menunjukkan di mana gelandang itu berada di antara sepuluh pemain lainnya.

Mezzala sering tertukar dengan trequartista, pemain nomor 10 klasik yang bermain di belakang penyerang. Keduanya mulai dari area berbeda dan punya tugas berbeda, seperti terlihat dalam perbandingan mezzala dan trequartista.

Apa bedanya mezzala dan gelandang box-to-box?

Keduanya sama-sama gelandang nomor delapan yang menyerang dan bertahan. Bedanya ada di jalur gerak. Gelandang box-to-box menjelajah panjang lapangan lewat tengah, dari kotak penalti sendiri ke kotak penalti lawan. Mezzala bergerak diagonal ke half-space dan sisi lapangan, sehingga ia sering muncul di tempat yang biasa diisi pemain sayap.

Coba posisi ini di papan taktik.

Sumber dan bacaan lanjutan

  1. The mezzala: explained — The Coaches' Voice
  2. The half-spaces: football tactics explained — The Coaches' Voice