Formasi dan peran · Analisis

Gelandang serang: nomor 10 yang bermain di antara lini lawan

Gelandang serang atau nomor 10 bermain di belakang penyerang dan menciptakan peluang. Tugasnya, jenisnya, playmaker Timnas, dan cara mengenalinya.

Lapangan sepak bola dengan satu tim dalam formasi 4-2-3-1; gelandang serang di belakang penyerang ditandai merah dan ruang di antara lini lawan yang ia tempati diarsir.
Gambar: Touchline Notes

Gelandang serang adalah gelandang yang bermain di antara lini tengah dan lini belakang lawan, tepat di belakang penyerang. Tugas utamanya menciptakan peluang, dan di Indonesia ia biasa disebut nomor 10 atau playmaker.

Wikipedia bahasa Indonesia merangkum tugasnya dengan sederhana: membantu penyerangan dan mendukung para penyerang dengan umpan-umpan jitu. Media juga suka menyebutnya otak permainan atau motor serangan. Semua sebutan itu menunjuk ruang yang sama. Ruang itu cukup dekat ke gawang untuk mengancam, tetapi cukup jauh dari bek lawan untuk menerima bola sambil menghadap ke depan.

Tugas gelandang serang dengan dan tanpa bola

Dengan bola, nomor 10:

  • menerima bola di celah antar-lini, berbalik, lalu memberi umpan terakhir;
  • memilih antara umpan terobosan, umpan satu-dua, atau tembakan dari luar kotak penalti;
  • bekerja paling banyak di zona 14, area tengah tepat di depan kotak penalti, dan di dua half-space di sampingnya;
  • menyambung lini tengah dengan penyerang tengah dan menjadi ancaman kedua di depan gawang.

Tanpa bola, gelandang serang modern tidak boleh berjalan. Dalam formasi 4-2-3-1, ia sering naik menemani penyerang untuk menekan bek tengah lawan. Pilihan lain, ia tinggal sedikit lebih dalam dan menjaga gelandang bertahan lawan, supaya build-up lawan tidak bisa lewat tengah.

Nama dan nomor: gelandang serang, playmaker, nomor 10

Di media Indonesia, istilah baku untuk posisi ini adalah gelandang serang. Istilah playmaker dipakai hampir sama seringnya, terutama untuk pemain yang mengatur tempo. Bola.com, misalnya, menyusun daftar playmaker Timnas dari Firman Utina sampai Marselino Ferdinan. Lalu ada nomor 10, yang kini lebih sering berarti peran daripada nomor punggung.

Contohnya Marselino. Pada Maret 2024, saat Shin Tae-yong memakai 3-4-2-1 dan menariknya ke gelandang tengah di samping Ivar Jenner, Marselino menyebut dirinya "The Real Number 10". Ucapan itu dilaporkan Bola Nusantara. Ia tetap siap menyesuaikan diri dengan permintaan pelatih.

Asal nomornya ada di formasi 2-3-5. Nomor 10 milik penyerang dalam kiri, seperti dijelaskan di panduan posisi pemain sepak bola. Ketika penyerang dalam ditarik ke lini tengah, nomor itu menempel pada gelandang paling kreatif di tim. Indonesia juga punya sebutan penyerang lubang atau penyerang bayangan untuk pemain di belakang penyerang tengah, yang sering disamakan dengan gelandang serang.

Untuk versi klasiknya, media Indonesia meminjam istilah asing. Pandit Football menulis tentang trequartista dari Italia, yang dibebaskan bergerak di tiga perempat lapangan. Argentina punya enganche, si pengait yang menyambung lini tengah dan penyerang. Brasil menyebutnya meia-atacante.

Jenis-jenis gelandang serang

Tidak semua nomor 10 bermain sama.

  • Playmaker klasik. Ia mengatur serangan dari celah antar-lini dengan visi, dribel, dan umpan. Pandit Football menyebut Roberto Baggio, Francesco Totti, Alessandro Del Piero, dan Michel Platini dalam tradisi trequartista Italia.
  • Setengah penyerang. Ia lebih sering menembak dan masuk kotak penalti daripada mengatur tempo. Media Indonesia kadang menyebut tipe ini second striker. Paulo Dybala, yang diulas Pandit Football sebagai trequartista, sering bermain seperti ini.
  • Pelari ke kotak. Ia menyerang ruang di samping atau di belakang penyerang alih-alih meminta bola di kaki. Dele Alli di Tottenham asuhan Mauricio Pochettino sering dijadikan contoh.
  • Nomor 10 yang turun. Ia turun ke lini tengah untuk menjemput bola dan mengatur tempo, lalu naik lagi. Gayanya dekat dengan regista, tetapi titik akhirnya tetap di depan.

Playmaker di Timnas Indonesia

Sejarah Timnas punya garis playmaker yang jelas. Bola.com, dalam perbandingan tiga playmaker terbaik Indonesia, menyebut Fakhri Husaini sebagai playmaker terbaik Indonesia di era 1990-an. Ia tampil di final SEA Games 1997.

Penerusnya Firman Utina. Ia mengatur ritme dan menyuplai bola ke Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono. Menurut RCTI+, Firman menjadi motor serangan Timnas di Piala AFF 2010. Ia mencetak dua gol saat Indonesia mengalahkan Laos 6-0 dan terpilih sebagai pemain terbaik turnamen. Indonesia kalah agregat 2-4 dari Malaysia di final. Menariknya, Firman tidak memakai nomor 10, melainkan nomor 15.

Setelah Firman datang Evan Dimas. Bola.com menyebutnya andal mengatur tempo, dengan umpan akurat dan tendangan bebas yang baik. Lalu muncul Marselino Ferdinan, yang sejak muda sudah dicap sebagai playmaker masa depan.

Di era John Herdman, peran nomor 10 lebih cair. Setelah fase grup Piala AFF 2026, Herdman menyebut Thom Haye bisa dimainkan sebagai penyerang sayap yang menusuk ke dalam, sebagai nomor 10 di depan kotak penalti, atau sebagai gelandang box-to-box nomor 8. Laporan owrite.id itu juga mencatat tiga assist Haye melawan Kamboja. Pemain yang sama bisa menjadi nomor 10 di satu laga dan nomor 8 di laga berikutnya.

Mengapa nomor 10 klasik makin langka

Pertahanan makin rapat dan pressing makin tinggi. Ruang di antara lini, tempat trequartista hidup, menyempit. Pelatih juga menuntut setiap penyerang ikut bertahan. Nomor 10 yang tidak menekan membuat timnya kekurangan satu orang saat kehilangan bola.

Tugasnya tidak hilang, hanya pindah tempat:

  • ke half-space, lewat mezzala di lini tengah tiga orang;
  • ke lini depan, lewat false nine yang turun ke ruang nomor 10;
  • ke sayap, lewat sayap terbalik yang masuk ke zona 14 untuk memberi umpan terakhir.

Gelandang serang dalam formasi

  • 4-2-3-1. Ini rumah alami nomor 10. Ia bermain di tengah tiga gelandang serang, dengan double pivot di belakangnya untuk menutup celah saat ia naik.
  • Berlian dan 4-3-1-2. Satu nomor 10 di ujung berlian, di belakang dua penyerang.
  • 3-4-2-1. Dua gelandang serang bermain di half-space di belakang penyerang. Shin Tae-yong memakai bentuk ini di Timnas.
  • Formasi 4-3-3. Tidak ada nomor 10 murni. Dua gelandang nomor 8 berbagi tugasnya dari posisi yang lebih melebar.

Cara mengenali gelandang serang saat menonton

Saat menonton, kamu bisa melihat ruang di antara lini tengah dan lini belakang lawan. Gelandang serang adalah pemain yang terus muncul di situ, sering dengan badan setengah berbalik ke arah gawang. Ia biasanya menerima bola dari nomor 6 atau bek tengah dengan satu umpan. Lalu lihat momen ketika bola hilang. Apakah ia menekan bersama penyerang, atau turun menjaga nomor 6 lawan?

Data membantu membaca kualitasnya. Expected assists (xA) mengukur kualitas peluang yang ia berikan. Shot-creating actions menghitung aksi yang berujung tembakan. Operan progresif menunjukkan seberapa sering ia membawa bola ke area berbahaya.

Apa itu gelandang serang?

Gelandang serang adalah gelandang yang bermain di belakang penyerang dan di antara lini lawan. Tugas utamanya menciptakan peluang lewat umpan terakhir, dribel, atau tembakan dari luar kotak. Ia juga ikut menekan saat tim kehilangan bola.

Apa itu posisi nomor 10 dalam sepak bola?

Nomor 10 adalah sebutan untuk gelandang serang atau playmaker. Dalam formasi 2-3-5, nomor ini milik penyerang dalam kiri. Kemudian nomor 10 identik dengan pemain paling kreatif di tim, sehingga kini dipakai sebagai nama peran.

Apa bedanya gelandang serang dan playmaker?

Gelandang serang adalah nama posisi, sedangkan playmaker adalah nama peran. Banyak playmaker bermain sebagai gelandang serang. Namun ada juga playmaker yang bermain lebih dalam, seperti regista, dan ada gelandang serang yang lebih banyak menembak daripada mengatur serangan.

Siapa playmaker terbaik Timnas Indonesia?

Bola.com menyebut Fakhri Husaini, Firman Utina, dan Evan Dimas sebagai tiga playmaker terbaik Indonesia. Firman adalah satu-satunya pemain Indonesia yang terpilih sebagai pemain terbaik Piala AFF, yaitu pada 2010. Generasi berikutnya diwakili Marselino Ferdinan dan Thom Haye.

Coba posisi ini di papan taktik.

Sumber dan bacaan lanjutan

  1. Kehilangan Posisi Nomor 10 di Timnas Indonesia, Begini Kata Marselino Ferdinan — Bola Nusantara
  2. Il Trequartista, Paulo Dybala — Pandit Football Indonesia
  3. Membandingkan 3 Playmaker Terbaik Indonesia, Fakhri Husaini, Firman Utina, dan Evan Dimas — Bola.com
  4. Kisah Firman Utina, Satu-satunya Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik Piala AFF — RCTI+
  5. Herdman Blak-blakan, Thom Haye Dianggap Punya Peran Besar untuk Timnas Indonesia — owrite.id